Tencent Releases and Open-Sources Tencent Hy4 Preview
Oleh Zai · Let's Make It Easy
Dipublikasikan 2026-08-30
Tencent membuka Hy4 preview sebagai modell open source yang diarahkan untuk pekerjaan panjang, bukan hanya percakapan singkat. Dalam pengumuman resminya, Tencent menyebut Hy4 me...
Tencent membuka Hy4 preview sebagai modell open source yang diarahkan untuk pekerjaan panjang, bukan hanya percakapan singkat. Dalam pengumuman resminya, Tencent menyebut Hy4 memiliki 770 miliar parameter, dengan 49 miliar parameter aktif, serta context window hingga satu juta token. TestingCatalog juga mencatat bahwa aksesnya tersedia melalui Tencent Cloud, OpenRouter, produk Tencent, dan beberapa repository publik.
Arah pengembangannya cukup jelas. Hy4 ditujukan untuk software engineering, pekerjaan dokumen, game development, dan riset ilmiah. Tencent menggambarkan model ini sebagai sistem yang dapat memahami tugas, menyusun rencana, melakukan debugging, lalu memeriksa hasilnya dalam sesi yang panjang. Untuk workflow berbasis agent, kemampuan mempertahankan konteks seperti ini bisa lebih relevan daripada sekadar skor chatbot. Model juga disebut dapat membantu mengubah kumpulan file menjadi dokumen, spreadsheet, atau presentasi, termasuk pekerjaan yang melibatkan analisis data dan persamaan.
Tencent melaporkan blind comparison internal yang melibatkan 163 expert dan 203 tugas engineering. Dalam laporan tersebut, Hy4 mendapat rata-rata 2,99, sedikit di atas GLM 5.3 dan Kimi K3. Namun, hasil ini tetap perlu dibaca sebagai klaim vendor. Belum ada dasar dari dua sumber tersebut untuk menyebut Hy4 unggul secara umum di semua model, perangkat keras, atau jenis pekerjaan.
Ada sisi praktis yang juga perlu diperhatikan. Model besar biasanya membawa biaya komputasi dan operasional yang tidak kecil, walaupun versi terkompresi dapat mengubah kebutuhan perangkat keras. Tencent menyebut API pricing dan beberapa jalur akses publik, tetapi biaya nyata tetap bergantung pada cara model dipakai, ukuran konteks, serta kebutuhan throughput.
Tencent sendiri menyebut Hy4 sebagai early preview. Model dapat menghabiskan waktu terlalu lama untuk tugas yang kompleks dan kadang melakukan verifikasi berlebihan. Jadi, pertanyaan yang menarik bukan hanya apakah model ini besar, melainkan apakah perilakunya membantu ketika dipasang ke pipeline engineering yang punya batas waktu, biaya, dan evaluasi yang jelas.
Untuk tim kecil, pengujian sebaiknya dimulai dari tugas yang bisa dibandingkan dengan jelas: membuat patch, menjalankan test, membaca kumpulan dokumen, atau memperbaiki bug pada repository yang sudah dikenal. Catat waktu, biaya token, error, dan berapa banyak koreksi manual yang dibutuhkan. Context window besar tidak otomatis membuat seluruh proses lebih baik; konteks yang tidak relevan juga dapat menambah beban penalaran.
Hy4 layak dipantau karena akses publik dan fokus engineering-nya, tetapi keputusan adopsi tetap perlu menunggu pengujian di workload sendiri. Demo dan angka dari vendor berguna untuk menentukan apa yang ingin diuji, bukan untuk menggantikan pengujian itu. Mulai dari satu repository dan satu evaluasi kecil agar biaya, latency, dan hasilnya mudah dilacak. sejak awal.
Referensi: https://www.tencent.com/tencent-releases-and-open-sources-tencent-hy4-preview/